Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Anton Suhartono
Wabah Ebola telah merenggut sedikitnya 100 nyawa di Republik Demokratik Kongo dalam wabah terbaru di negara tersebut (Foto: Reuters)

"Kita tidak ingin orang terinfeksi karena pemakaman," kata Kaseya, kepada BBC, dikutip Selasa (19/5/2026).

WHO juga telah meminta Kongo dan Uganda, dua negara dengan kasus terkonfirmasi, untuk memperketat pemeriksaan lintas batas guna menghindari penyebaran virus.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan, selain di Kongo, terdapat dua kasus positif serta satu kematian di Uganda.

Selain itu setidaknya enam warga 
AS terpapar virus Ebola selama wabah di Kongo. Satu warga AS lainnya mengalami gejala, sementara tiga orang diketahui melakukan kontak atau berisiko tinggi terpapar. Belum jelas apakah ada yang terinfeksi.

Pemerintah AS dilaporkan berupaya memindahkan sekelompok warganya di Kongo ke lokasi karantina yang aman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

57 tahun lalu

Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal