Korban Tewas Demonstrasi Myanmar Tembus 700 Orang, Kantor Bank Milik Militer Dibom

Anton Suhartono
Warga sipil yang tewas akibat kebrutalan pasukan keamanan Myanmar menembus 700 orang (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id - Warga sipil Myanmar yang tewas akibat kebrutalan pasukan kemanan Myanmar sejak kudeta militer 1 Februari menembus 700 orang, tepatnya 701 orang, demikian data kelompok hak sipil Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), Minggu (11/4/2021).

Angka ini melonjak drastis setelah 82 warga sipil tewas akibat bentrokan pada Kamis dan Jumat di Kota Bago, sekitar 65 kilometer dari Yangon, seperti dikutip dari AFP.

Kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Myanmar dalam cuitan pada Sabtu malam mengungkap, mereka mengikuti perkembangan serangan berdarah di Bago. Disebutkan, para korban luka dalam bentrokan ditolak mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara itu jumlah warga sipil yang tewas versi junta militer jauh di bawah data AAPP, yakni 248 orang hingga Jumat.

Meskipun korban terus berjatuhan, warga Myanmar tak mengendurkan aksi mereka. Pada Minggu, massa kembali turun ke jalan di beberapa bagian negara.

Mahasiswa universitas dan dosen melakukan longmarch di jalan-jalan Kota Mandalay dan Meiktila.

Insiden juga terjadi pada Minggu di Mandalay. Seorang penjaga keamanan luka akibat ledakan bom di sebuah bank yang dikelola militer. Kantor cabang Bank Myawaddy menjadi sasaran serangan.

Setelah kejadian petugas keamanan menjaga ketat kantor bank tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

Nasional
6 hari lalu

Indonesia Ajak Dunia Tetap Fokus Lindungi Hutan di Tengah Ketegangan Global

Internasional
9 hari lalu

Sakti! Badan Intelijen Israel Tahan Wakil Sekjen PBB di Bandara Ben Gurion

Nasional
9 hari lalu

Di Forum PBB, Menhut Beberkan Strategi Indonesia Jaga Hutan dan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal