“Masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk melindungi para demonstran sipil dari pembunuhan massal oleh republik Islam,” kata Direktur IHR, Mahmood Amiry-Moghaddam.
Otoritas Iran berupaya merebut kembali kendali jalan-jalan yang dikuasai demonstran di kota-kota besar serta memulihkan keamanan.
Sementara itu pemerintah Iran menyerukan para pendukung pemerintah menggelar demonstrasi tandingan pada Senin kemarin.
Banyaknya demonstran yang turun ke jalan mendapat pujian dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Menurut Khamenei, ini membuktikan unjuk rasa anti-pemerintah yang didalangi kekuatan asing telah dikalahkan.
Pria 86 tahun yang telah berkuasa sejak 1989 itu mengatakan, demonstrasi pro-pemerintah merupakan peringatan bagi Amerika Serikat.
“Aksi unjuk rasa besar-besaran ini, yang penuh tekad, telah menggagalkan rencana musuh asing yang seharusnya dilakukan tentara bayaran di dalam negeri,” katanya.