Korban Tewas Demonstrasi di Iran Jadi 648 Orang termasuk Anak di Bawah Umur

Anton Suhartono
Korban tewas demonstrasi di Iran mencapai 648 orang hingga Senin (12/1), berdasarkan data lembaga HAM Norwegia IHR (Foto: Stasiun TV Pemeritah Iran via AP)

“Masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk melindungi para demonstran sipil dari pembunuhan massal oleh republik Islam,” kata Direktur IHR, Mahmood Amiry-Moghaddam.

Otoritas Iran berupaya merebut kembali kendali jalan-jalan yang dikuasai demonstran di kota-kota besar serta memulihkan keamanan.

Sementara itu pemerintah Iran menyerukan para pendukung pemerintah menggelar demonstrasi tandingan pada Senin kemarin.

Banyaknya demonstran yang turun ke jalan mendapat pujian dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Menurut Khamenei, ini membuktikan unjuk rasa anti-pemerintah yang didalangi kekuatan asing telah dikalahkan.

Pria 86 tahun yang telah berkuasa sejak 1989 itu mengatakan, demonstrasi pro-pemerintah merupakan peringatan bagi Amerika Serikat.

“Aksi unjuk rasa besar-besaran ini, yang penuh tekad, telah menggagalkan rencana musuh asing yang seharusnya dilakukan tentara bayaran di dalam negeri,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal