Korban Tewas Banjir Dahsyat Spanyol Jadi 205 Orang, Hujan Setahun Turun hanya 8 Jam

Anton Suhartono
Korban tewas akibat banjir dahsyat di Valencia, Spanyol, bertambah menjadi 205 (Foto: AP)

Banjir juga merendam ribuan hektare lahan pertanian di Valencia. Wilayah itu menghasilkan hampir dua pertiga jeruk di Spanyol. Tak heran, Spanyol merupakan pengekapor jeruk terbesar di dunia.

Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente mengatakan, meski air telah surut di sebagian besar Valencia, petugas darurat kesulitan mengakses daerah-daerah terpencil karena terputusnya jalan.

"Besarnya bencana ini belum pernah terjadi sebelumnya," kata Puente.

Persediaan air minum dalam kemasan menipis di beberapa tempat dan warga di pinggiran Kota Valencia dan Paiporta, bergantian menjaga toko-toko setelah pihak berwenang mengatakan 50 orang ditangkap karena menjarah.

Sementara itu karena jumlah korban tewas terus bertambah, otoritas Valencia menyulap convention center menjadi tempat penampungan mayat. Sejak dibuka pada Jumat pagi, jenazah terus dibawa berdatangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
6 jam lalu

Rocky Gerung Datang ke Sidang Nadiem: Murni Hukum atau Ada Pesanan

Buletin
11 jam lalu

Purbaya Tegas Tolak Tax Amnesty Lagi: Kalau Ada, Berarti Saya Dipecat!

Internasional
3 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Buletin
3 hari lalu

Hotman Paris Geram Kasus Pencabulan Santriwati di Pati, Desak Tersangka Dihukum Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal