Kisah Seorang Muslim Susah Payah Menangkan Kursi Parlemen di Myanmar

Anton Suhartono
Sithu Maung, anggota parlemen muslim Myanmar (Foto: AFP)

Maung mencritakan dia diserang dari semua sisi ketika pencalonannya diumumkan.

"Orang-orang menyebarkan informasi tak benar, menyebut saya teroris dan mengatakan saya ingin bahasa Arab diajarkan di sekolah-sekolah," ujarnya.

Bahkan kritikan juga datang dari kalangan muslim yang menuduhnya tidak salat atau menjadi atheis.

Upaya Maung untuk menjadi anggota parlemen pada 2015 kandas akibat sentimen nasionalis garis keras Budha yang tinggi di internal NLD. Tidak ada seorang muslim pun yang terpilih menjadi anggota parlemen saat itu.

Terpilihnya Maung tak lepas dari kemenangan telak NLD dalam pemilu tahun ini. Meskipun pengumuman resmi baru dikeluarkan pada akhir pekan, perayaan kemenangan sudah digelar meriah. Ribuan pendukung turun ke jalan mengungkapkan suka cita.

Seorang muslim lainnya yang menjadi anggota parlemen dari NLD adalah Win Mya Mya (71).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

UU Pemilu Digugat, Pemohon Minta Syarat Caleg Minimal S2

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal