Kisah Ratusan Penumpang Kereta Disandera di Pakistan, Pura-Pura Mati 2 Hari agar Tak Ditembak

Anton Suhartono
Drama penyanderaan ratusan penumpang kereta api di Pakistan berakhir setelah 2 hari (Foto: BLA via AP)

"Jika tentara tidak datang hari ini, para pelaku mengatakan akan mengeksekusi kami semua," kata seorang penumpang selamat, kepada stasiun televisi Geo News.

BLA menuntut pemerintah membebaskan tahanan politik etnis Baloch serta memulangkan para aktivis yang diculik militer. Mereka memberi waktu 48 jam kepada pemerintah untuk memenuhi tuntutan tersebut atau akan membunu para sandera.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengutuk serangan itu.

"Tindakan pengecut seperti ini tidak akan menggoyahkan tekad Pakistan untuk perdamaian," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Sekolah Tiba, Pemerintah Beri Diskon Transportasi hingga 30 Persen!

57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Soroti Perbaikan Transportasi, Pengamat Nilai Kereta Jadi Benchmark Layanan Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal