Kisah Ratusan Penumpang Kereta Disandera di Pakistan, Pura-Pura Mati 2 Hari agar Tak Ditembak
Seorang masinis Jaffar Exspress mengatakan, para pelaku menembaki ke arah kereta secara brutal. Menyadari ada yang tak beres, para kru dan penumpang bergeletakan di lantai, seolah-olah telah meninggal.
Para pelaku juga mengincar pasukan keamanan Pakistan yang turut menjadi penumpang kereta.
"Para teroris memasuki kereta dengan memecahkan jendela, tapi mereka keliru mengira kami sudah mati lalu mundur," kata masinis tersebut, seperti dikutip dari Reuters.
Dia berpura-pura mati dengan berbaring di lantai kereta selama sekitar 27 jam sampai polisi dan tentara tiba. Bahkan ada penumpang lain yang pura-pura meninggal tak bergerak di lantai kereta agar tak menjadi sasaran tembak.
Sementara itu rekaman video memperlihatkan para penumpang yang dibebaskan mendapat pertolongan pertama di stasiun kereta api Quetta.