Kisah Perempuan Hebat di Gaza, Lahirkan Bayi Kembar 4 saat Perang Sempat Jalan Kaki 5 Km

Anton Suhartono
Iman Al Masry melahirkan bayi kembar 4 di tengah perang di Gaza (Foto: Anadolu)

Seperti para ibu lainnya, Masry berharap bisa menjalankan tradisi dan merayakan kelahiran bayi-bayinya, termasuk memandikan dengan air mawar.

Namun jangankan memandikan, mendapat air bersih saja sulit.

"Kami bahkan belum bisa memandikan mereka," katanya.

Dia menambahkan jatah popok di pengungsian juga dibatasi karena kondisi yang tak memungkinkan.

"Biasanya saya mengganti popok bayi setiap 2 jam. Tapi situasinya sulit dan saya harus berhemat,” katanya, seraya menambahkan bayi yang baru lahir hanya mendapat jatah popok di pagi dan malam hari.

Sementara sang suami, Ammar (33), merasa terpukul karena tidak bisa menafkahi keluarganya.

“Saya merasa tidak berdaya. Saya mengkhawatirkan anak-anak. Saya tidak tahu bagaimana melindungi mereka," ujarnya, seraya menambahkan setiap haru dia menghabiskan waktu untuk mencari makanan.

Bayinya, Tia, mengidap penyakit kuning sehingga harus mendapat ASI. Masalahnya sang istri tak mendapat makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan protein. 

"Anak-anak butuh susu dan popok, tapi saya tidak bisa mendapatkan semua itu,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
44 menit lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
4 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
17 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
20 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal