"Saya benar-benar terlihat seperti orang yang berbeda sama sekali. Saya terlihat seperti orang Barat, dan beberapa anggota keluarga saya bahkan tidak mengenali lagi. Saya tahu kapan harus berhenti dan tidak berencana melakukan operasi lagi. Saya sudah berhasil, penampilan yang selalu saya inginkan," tuturnya, menambahkan.
Antara 2019 dan 2021, Cherri melakukan tiga kali operasi bokong, meski menurut dia masih kurang besar. Pada periode yang sama, dia menjalani operasi hidung, tulang pipi, serta dagu, pengangkatan lemak, dan menipiskan pipi. Hasilnya, banyak orang mengatakan salah mengira dia sebagai Kardashian dari belakang.
"Itu terjadi beberapa kali saat saya berada di London. Sejak melihat transformasi, mantan (pacar) saya kembali menghubungi dan mengajak balikan. Dia menginginkan saya lagi, tapi saya sudah terlalu baik untuknya. Sekarang ada pria sekaliber lebih tinggi yang mendekati," ujarnya.
Meski demikian ada pula orang-orang yang berpikiran negatif. Bahkan ada yang menganggap Cherri sebagai pekerja seks komersial terkait penampilannya yang seksi.
"Saya juga mendapat reaksi negatif. Suatu kali seorang perempuan paruh baya melihat saya dan bertanya, berapa bayaran saya per jam, menunjukkan bahwa saya adalah seorang pekerja seks. Saya keluar ke publik mengenakan gaun musim panas, itu sangat tidak sopan," katanya.
Meski demikian Cherri tak menghiraukan omongan itu. Setiap orang, kata dia, memiliki hak untuk mengubah tubuh dan penampilan.
"Lakukan apa yang Anda inginkan, selama tidak merugikan orang lain," ujarnya.