Kisah Mungure dan Bayinya, Derita Para Pengungsi Kongo

Nathania Riris Michico
Ilustrasi Anak pengungsi Kongo. (Foto: Anadolu Agency)

Saat ini, beberapa milisi yang didukung oleh negara-negara tetangga di Afrika Timur juga terlibat dalam konflik. Mereka diduga mempunyai kepentingan atas sumber daya alam negara tersebut.

DRC dikenal memiliki kekayaan mineral yang melimpah mulai dari coltan, emas, berlian, tembaga, uranium, dan minyak.

Dana terbatas

Saat ini ada 350.000 pengungsi Kongo di Uganda. UNHCR mencatat terjadi lonjakan kedatangan pengungsi dari DRC, karena meningkatnya pertempuran dan juga tidak dapat diaksesnya bantuan di negara tersebut.

Petugas Hubungan Eksternal UNHCR Kemlin Furley mengatakan, kedatangan pengungsi ke Uganda meningkat menjadi total 300 per hari periode Mei hingga Juli.

UNCHR memberikan bantuan kepada para pengungsi, termasuk pelayanan kesehatan, air dan tempat tinggal. Kegiatannya tersebar di 30 pemukiman di Uganda.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

57 tahun lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

57 tahun lalu

Apa Itu Virus Ebola Bundibugyo yang Ditetapkan WHO sebagai Darurat Global?

57 tahun lalu

Mengerikan! Wabah Ebola di Kongo Ternyata Belum Ada Obat maupun Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal