Khawatir Jadi Korban Pornografi, Perempuan Korsel Ramai-Ramai Hapus Foto dari Medsos

Anton Suhartono
Para perempuan Korsel menghapus foto-foto selfie dari media sosial terkait maraknya foto dan video porno deepfake (Foto: Yonhap)

Sejauh ini polisi telah menerima laporan 61 korban, termasuk 12 alumni dari kampus yang sama dengan pelaku. 

Setelah informasi ini mengemuka, berbagai obrolan di media sosial pun marak. Bahkan netizen mengungkap ada korban anak perempuan di bawah umur.

Satu akun Telegram yang memiliki lebih dari 220.000 anggota melengkapi salurannya dengan aplikasi yang bisa mengubah foto seorang perempuan menjadi telanjang seketika. Bahkan admin akun mengajak anggota untuk membagikan foto-foto yang mereka dapat untuk dibuat model pornonya.

Bae Sang Hoon, seorang profesor dari Universitas Woosuk, mengatakan motif pelaku bervariasi, mulai dari didorong oleh perasaan rendah diri, geli, hingga pelecehan atau balas dendam kepada seseorang. 

Semua orang bisa melakukannya karena sudah ada aplikasi untuk menghasilkan produk porno. Aplikasi pada Telegram yang dikombinasikan dengan AI telah menyebabkan kerusakan sangat besar di Korsel. Bahkan hasilnya sangat realistis, sulit untuk dibedakan bahwa foto atau video itu hasil rekayasa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Anies: AI Bikin Orang yang IQ-nya 120 Jadi 240, tapi...

Internasional
5 hari lalu

Hakim yang Vonis Mantan Ibu Negara Korsel Kim Keon Hee 4 Tahun Penjara Ditemukan Tewas

Nasional
8 hari lalu

IKN Terima Investasi Rp1,15 triliun dari Perusahaan Korsel, bakal Bangun Apartemen dan Hotel

Internasional
13 hari lalu

Mantan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee Dihukum Penjara 4 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal