Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Begini Proses Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru

Anton Suhartono
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel. (Foto: AP)

Selain memilih pemimpin, badan ini bertanggung jawab untuk mengawasi kinerjanya serta memiliki wewenang untuk memberhentikannya jika gagal memenuhi tugas.

Pemilihan Majelis Pakar terakhir diadakan pada 2024, dan saat ini dipimpin oleh ulama senior Mohammad Ali Movahedi Kermani.

Tahapan Pemilihan Pemimpin Baru Iran

Sebelum sampai ke Majelis Pakar, kandidat Pemimpin Tertinggi Iran harus terlebih dahulu diseleksi dan disetujui oleh Dewan Pelindung, badan yang diamanatkan secara konstitusional yang menyeleksi kandidat jabatan politik penting, semacam menggelar fit and proper test.

Hanya beberapa individu yang lulus proses seleksi ini memenuhi syarat untuk dipertimbangkan ke proses selanjutnya yakni menjalani pemilihan oleh Majelis Pakar.

Siapa yang Berhak Jadi Calon Pemimpin Tertinggi?

Setelah kematian Khomeini pada 3 Juni 1989, Majelis Pakar berkumpul untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pada masa kritis. Saat itu Iran baru saja keluar dari perang 8 tahun melawan Irak. Khamenei terpilih sebagai pengganti, melalui rekomendasi pribadi Khomeini serta mendapat suara mayoritas selama proses pemilihan yang berlangsung emosional.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal