Kesal Warga Korsel Ditangkap Israel, Presiden Lee: Bukankah Netanyahu Buronan ICC?

Anton Suhartono
Jae Myung menyinggung status PM Israel Benjamin Netanyahu sebagai buronan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) (Foto: AP)

SEOUL, iNews.id - Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung menyinggung status Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai buronan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) saat membahas penangkapan dua warga Korsel oleh pasukan Israel. Lee mempertanyakan legalitas tindakan Israel sekaligus mengecam keras perlakuan terhadap para aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF).

“Bukankah surat perintah penangkapan telah dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional kepadanya, sebagai penjahat perang?” kata Lee dalam rapat kabinet, Rabu (20/5/2026), seperti dikutip dari Chosun Daily.

Lee bahkan mempertimbangkan kemungkinan menangkap Netanyahu apabila memasuki wilayah Korea Selatan. Pernyataan itu disampaikan setelah dua warga Korsel yang mengikuti misi bantuan kemanusiaan ke Gaza ditahan oleh Israel.

“Ini sangat tidak manusiawi dan telah melampaui batas yang bisa diterima,” ujar Lee.

ICC yang berbasis di Den Haag, Belanda, sebelumnya mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada November 2024. Keduanya dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait operasi militer Israel di Jalur Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

RI Kutuk Tindakan Israel yang Tangkap 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla!

Buletin
4 jam lalu

Menteri Israel Unggah Video Aktivis GSF Berlutut dan Tangan Terikat, Netanyahu Murka: Langgar Norma Israel

Internasional
5 jam lalu

Presiden Korsel Murka 2 Warganya Aktivis GSF Ditahan Israel, Ancam Tangkap Netanyahu

Internasional
6 jam lalu

Pengacara: Para Aktivis GSF Disiksa Pasukan Israel, Luka Patah Tulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal