Kemlu RI Dalami Laporan 2 Jenazah ABK WNI Dilarung ke Laut Samoa

Antara
Kemlu RI dalam laporan jenazah 2 WNI dilarung ke laut Samoa setelah meninggal akibat sakit (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendalami laporan seorang anak buah kapal (ABK) WNI dilarung ke laut dalam pelayaran menuju Port Apia di Samoa.

Jenazah ABK bernama Muhammad Alfatah asal Enrekang, Sulawesi Selatan, itu dilarung ke laut atas keputusan kapten kapal Long Xin 802. Dia meninggal pada 27 Desember 2019 saat akan dibawa ke rumah sakit di Apia.

Sebelumnya, Alfatah mengeluh tidak enak badan dengan kaki dan wajah bengkak, napas pendek, serta nyeri di dada.

Kapten kapal mengkhawatirkan Alfatah mengidap penyakit menular yang dapat membahayakan kru lainnya.

“Sesuai ketentuan internasional, pelarungan atau burial at sea merupakan langkah terakhir. Kapten kapal harus memiliki alasan kuat sebelum memutuskan pelarungan,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8.000 Orang Ingin Cabut Status WNI, Kemenkum Ungkap Rata-Rata Alasannya

57 tahun lalu

Geger! Penonton Konser F4 di Jakarta Datang saat Sakit Campak

57 tahun lalu

Kemendikti Segera Koordinasi dengan Aparat Hukum soal Pemalsuan Riset, Harap Pelaku Ditindak

57 tahun lalu

10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal