Kematian di Belanda Capai Level Tertinggi sejak Perang Dunia II

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi kematian. (Foto: Ist.)

AMSTERDAM, iNews.id – Tahun ini, jumlah kematian di Belanda melonjak mencapai level tertinggi sejak Perang Dunia II, salah satunya sebagai akibat pandemi virus corona. Hal itu diungkapkan oleh Kantor Statistik Nasional Belanda (CBS), Selasa (29/12/2020).

Sejak awal Januari hingga pekan lalu, sekitar 162.000 kematian telah dilaporkan di negara berpenduduk 17 juta jiwa itu. Jumlah tersebut 13.000 lebih banyak daripada angka kematian yang sebelumnya diperkirakan oleh CBS untuk tahun ini.

“Peningkatan jumlah orang meninggal sebanyak itu tidak pernah dilaporkan sejak Perang Dunia Kedua,” ungkap kantor itu, dikutip Reuters, hari ini.

CBS melapokan, sekitar 9.000 kematian yang lebih banyak dari biasanya terjadi di Belanda selama gelombang pertama infeksi Covid-19 antara awal Maret hingga awal Mei 2020. Sementara, lebih dari 6.000 kematian tambahan dilaporkan sejak dimulainya gelombang kedua infeksi pada pertengahan September lalu.

Sejauh ini, sudah 770.400 orang di Belanda dinyatakan positif mengidap virus corona sejak dimulainya pandemi. Lebih dari 11.000 pasien diketahui meninggal karena penyakit tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Health
7 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
7 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
7 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
7 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal