"Pemerintah memiliki informasi korban meninggal disebabkan Covid-19 atau penyakit lain, dibuang ke sungai ketimbang dimakamkan sesuai ritual," kata seorang pejabat senior pemerintah, Manoj Kumar Singh.
Singh dalam memo kepada para wali kota mengatakan, kurangnya dana membeli material kayu bakar untuk kremasi merupakan penyebab maraknya kasus pembuangan jenazah ke sungai.
Selain itu fenomena ini juga terkait dengan kepercayaan di masyarakat mengenai kesucian Sungai Gangga. Penyebab lain warga membuang mayat ke sungai karena takut tertular jika megurusnya.
Pemerintah meminta polisi berpatroli di sepanjang sungai untuk menghentikan praktik tersebut.