Rafiqul Islam, seorang korban selamat, mengatakan kepada AFP, dia terapung selama hampir 36 jam sebelum diselamatkan. Bahkan dia sempat terbakar setelah terkena solar yang tumpah dari kapal.
Pria 40 tahun itu mengaku dijanjikan pekerjaan di Malaysia sehingga memberanikan diri untuk ikut bersama rombongan.
Lebih dari 730.000 pengungsi Rohingya, salah satu dari banyak etnis minoritas Myanmar dan tinggal di Negara Bagian Rakhine, hidup teraniaya di negara itu. Mereka terpaksa meninggalkan kampung halaman sejak 2017 di tengah kampanye pembersihan etnis oleh junta militer Myanmar untuk mencari perlindungan di kamp-kamp pengungsi Bangladesh.