Juru Bicara Garda Revolusi Iran Ali Mohammad Naini Tewas Diserang AS-Israel usai Tampil di TV

Maria Christina Malau
Juru Bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Ali Mohammad Naini, tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel. (Foto: via Turkiye Today)

Suasana di ibu kota Iran dilaporkan jauh dari perayaan. Jalanan Teheran disebut sepi tanpa aktivitas meriah seperti biasanya, menggambarkan ketegangan yang semakin meningkat akibat serangan bertubi-tubi.

Kematian Naini menjadi bagian dari gelombang pembunuhan terhadap pejabat tinggi Iran dalam waktu kurang dari tiga minggu. Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas pada hari pertama operasi militer gabungan AS-Israel pada 28 Februari, dan posisinya kini digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei.

Sejumlah tokoh penting lain juga dilaporkan tewas, termasuk Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani, yang tewas bersama putra dan beberapa asistennya. Kepala pasukan paramiliter Basij, Gholamreza Soleimani, serta Menteri Intelijen Esmail Khatib juga dikonfirmasi tewas dalam rentang waktu 48 jam yang sama.

Militer Israel juga mengklaim telah menewaskan Esmail Ahmadi, tokoh intelijen senior Basij, dalam serangan di Teheran awal pekan ini. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran terkait klaim tersebut.

Sementara Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth secara terbuka mengatakan, posisi pimpinan di IRGC atau Basij kini menjadi jabatan paling berbahaya di dunia. 

Meski demikian, pejabat AS lainnya mengisyaratkan perbedaan tujuan antara AS dan Israel mulai terlihat. Direktur Intelijen Nasional AS Tulsi Gabbard menyebut, fokus Israel adalah melumpuhkan kepemimpinan Iran, sementara tujuan Amerika Serikat lebih pada menghancurkan kemampuan rudal balistik dan kekuatan angkatan laut Iran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan, struktur politik negaranya tidak bergantung pada satu individu. "Keberadaan atau ketiadaan satu orang tidak akan memengaruhi sistem ini," ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

4 bulan lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

4 bulan lalu

Iran Bakal Pungut 'Uang Keamanan' untuk Kapal-Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

4 bulan lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal