Iran Bakal Pungut 'Uang Keamanan' untuk Kapal-Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Anton Suhartono
Iran mempertimbangkan untuk memungut biaya terhadap kapal-kapal tanker maupun dagang yang melintasi Selat Hormuz (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran mempertimbangkan untuk memungut biaya keamanan terhadap kapal-kapal tanker maupun dagang yang melintasi Selat Hormuz. Parlemen negara itu dilaporkan segera mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) baru tersebut.

Kantor berita ISNA melaporkan, RUU itu mengusulkan pengenaan biaya tol atau keamanan terhadap seluruh kapal.

Seorang sumber anggota parlemen Iran mengatakan, isi RUU mewajibkan pungutan biaya beserta pajak bagi setiap kapal yakni pengiriman barang, transportasi energi, serta rantai pasokan makanan yang melintasi Selat Hormuz untuk alasan keamanan.

"(Negara-negara yang mendapat manfaat dari keamanan maritim) Harus membayar biaya dan pajak kepada Iran," kata anggota parlemen tersebut, dikutip Jumat (20/3/2026).

Proposal ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan menyusul serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari.

Iran menutup Selat Hormuz pada awal serangan AS-Israel, namun kemudian membukanya secara terbatas. Beberapa pejabat Iran mengatakan Selat Hormuz terbuka untuk semua kapal, kecuali milik AS, Israel, dan sekutu-sekutunya. Belasa kapal tanker dan dagang terbakar, bahkan ada yang ludes, karena nekat melintasi perairan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Deretan Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia, Ada Indonesia?

Internasional
1 hari lalu

Bahrain Pecat 3 Anggota Parlemen karena Dianggap Dukung Iran

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal