Junta Militer Myanmar Geram gara-gara Perwakilannya Ditolak PBB

Ahmad Islamy Jamil
Juru bicara junta militer Myanmar, Zaw Min Tun. (Foto: Reuters)

Dengan adanya pengumuman itu, dapat diartikan bahwa perwakilan Taliban Afghanistan dan junta militer Myanmar tidak diizinkan mewakili negara masing-masing di PBB untuk saat ini.

Komite Kredensial Majelis Umum PBB terdiri atas sembilan anggota. Mereka mendapat mandat untuk memeriksa kredensial perwakilan negara anggota dan kemudian melaporkannya kepada Majelis Umum.

Militer Myanmar melakukan kudeta pada 1 Februari lalu dengan menggulingkan pemerintahan sipil pimpinan Aung San Suu Kyi. Sejak itu, ratusan orang Myanmar tewas dalam berbagai aksi unjuk rasa yang mereka gelar untuk menentang perebutan kekuasaan itu.

Sementara itu, Taliban berhasil mengambil alih pemerintahan Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu. Kelompok itu sebelumnya mencalonkan juru bicara mereka yang berbasis di Doha Qatar, Suhail Shaheen, sebagai duta besar PBB untuk mewakili Afghanistan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

57 tahun lalu

Indonesia Ajak Dunia Tetap Fokus Lindungi Hutan di Tengah Ketegangan Global

57 tahun lalu

Sakti! Badan Intelijen Israel Tahan Wakil Sekjen PBB di Bandara Ben Gurion

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal