Joe Biden Keceplosan Sebut Perjanjian Nuklir Iran Telah Mati, Gedung Putih Meluruskan

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

“Ada banyak alasan. Ceritanya panjang," tuturnya.

Percakapan itu tampaknya berlangsung pada 4 November saat kampanye Partai Demokrat di Oceanside, California. Tidak jelas mengapa video tersebut baru dipublikasikan belakangan ini.

JCPOA diteken pada 2015 di masa pemerintahan Presiden Barack Obama. Saat itu Biden menjadi wakil presiden AS. Perjanjian diteken antara lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yakni China, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, ditambah Jerman dengan Iran.

Isinya mengatur pengendalian secara ketat program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi PBB. Namun AS, di bawah pemerintahan Donald Trump, menarik diri secara sepihak dari JCPOA pada 2018, disertai dengan menjatuhkan sanksi terbaru terhadap Iran. Sejak itu Iran memulai pengayaan uranium pada level melebihi ambang batas sesuai kesepakatan. Bahkan para ahli yakin level pengayaan yang dilakukan Iran sedikit lagi bisa menghasilkan senjata nuklir.

Setelah Biden berkuasa lagi, AS berusaha menghidupkan kembali JCPOA namun negosiasi sejauh ini belum membuahkan hasil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal