Waduh, PM India Modi Batalkan Pertemuan dengan Putin gegara Ancaman Nuklir

Anton Suhartono
Narendra Modi (kanan) dilaporkan membatalkan pertemuan rutin dengan Vladimir Putin terkait ancaman senjata nuklir (Foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id - Perdana Menteri IndiaNarendra Modi membatalkan pertemuan dengan Presiden RusiaVladimir Putin yang seharusnya digelar akhir bulan ini. Beberapa sumber mengatakan alasa Modi membatalkan pertemuan rutin tersebut karena Putin secara terselubung mengancam akan menggunakan senjata nuklir dalam perang di Ukraina.

Kedua pemimpin beberapa kali bertemu tatap muka maupun melalui sambungan telekomuniasi sepanjang tahun ini. Pada September keduanya bertemu di sela pertemuan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Uzbekistan. Setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, keduanya juga bebeapa kali berbicara melalui sambungan telepon. India tetap mempertahankan hubungan baik dengan Rusia di saat negara Barat mengucilkan negara itu sebagai hukuman atas invasi ke Ukraina.

Surat kabar Bloomberg, mengutip beberapa sumber, mengungkap alasan Modi membatalkan rencana pertemuan itu. 

Seorang pejabat Rusia mengatakan, keputusan India untuk tidak menggelar pertemuan tahun ini sudah disampaikan saat KTT SCO. Saat itu, Modi mengatakan kepada Putin bahwa ini bukan era perang.

Juru Bicara Kemlu India dan Kedubes Rusia di New Delhi belum memberikan komentar soal laporan tersebut.

India merupakan pembeli minyak Rusia terbesar kedua setelah China. Keputusan India membeli minyak Rusia, dengan segala konsekuensinya, bertujuan mengurangi defisit perdagangan yang membengkak dengan Negeri Beruang Merah. India juga tidak eksplisit mengutuk Rusia atas keputusaanya menginvasi Ukraina.

Putin diketahui beberapa kali menyampaikan ancaman nuklir terselubung sejak invasi ke Ukraina. Namun para pejabat Rusia menyangkal pernyataan Putin itu diartikan nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

2 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

3 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

3 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal