Kuleba mengklaim negaranya bisa mengalahkan Rusia, terbukti dari keberhasilan tentaranya memukul mundur pasukan Beruang Merah di Kharkiv. Meski demikian dia menegaskan militernya masih membutuhkan lebih banyak bantuan senjata.
Kuleba mengatakan beberapa negara sekutu awalnya ragu akan mengirim senjata dengan alasan risiko yang harus dihadapi karena memusuhi Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Syukurlah, sekarang kami tidak lagi mendengar alasan ini lagi. Kami telah membuktikan mampu mengalahkan pasukan Rusia. Kami berhasil menggunakan senjata yang diberikan kepada kami. Jadi saya tegaskan lagi, semakin banyak senjata yang kami terima, semakin cepat kami menang dan semakin cepat perang ini akan berakhir," ujarnya.
Kuleba pun berharap Jerman mengirim lebih banyak persenjataan ketimbang meriam howitzer yang sudah lebih dulu. Dia blak-blakan membutuhkan tank Leopard, kendaraan tempur infanteri Marder, dan tank anti-pesawat Gepard.
"Setiap hari, saat seseorang di Berlin sedang mempertimbangkan, menerima saran, atau berkonsultasi mengenai apakah akan memberikan tank atau tidak, satu orang meninggal di Ukraina karena fakta bahwa tank belum tiba," katanya.