Jerman dan Prancis Tolak Bayar Gas Rusia dengan Rubel seperti Perintah Putin

Ahmad Islamy Jamil
Pipa gas alam yang disalurkan Rusia ke Eropa melalui salah satu wilayah di Belarusia. (Foto: Reuters)

Putin telah menandatangani dekret terkait jual beli gas Rusia. Menurut dekret itu, setiap pembeli asing harus membayar gas Rusia  dengan rubel mulai Jumat (1/4/2022) besok.

Kontrak pembelian akan dihentikan secara sepihak oleh Moskow jika pembeli tidak bersedia membayar dengan mata uang Rusia tersebut.

“Untuk membeli gas alam Rusia, mereka harus membuka rekening rubel di bank-bank Rusia. Dari rekening inilah pembayaran akan dilakukan untuk pengiriman gas mulai besok,” kata Putin, Kamis (31/3/2022).

“Jika pembayaran tersebut tidak dilakukan, kami akan menganggap ini sebagai default (kegagalan) dari pihak pembeli, dengan semua konsekuensi berikutnya. Tidak ada yang menjual kepada kami apa pun secara gratis, dan kami juga tidak akan melakukan pekerjaan amal yaitu, kontrak yang ada akan dihentikan,” ucapnya.

Dekret yang dikeluarkan Putin kali ini sebagai balasan atas sanksi ekonomi yang dijatuhkan negara-negara Barat (AS dan Uni Eropa) terhadap Rusia, menyusul serangan pasukan Moskow ke Ukraina sejak Februari lalu. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Saya Baik sama Putin, tapi Juga Baik sama Trump

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal