Jenderal Min Aung Hlaing Janjikan Pemilu Myanmar yang Demokratis Pascakudeta

Anton Suhartono
Min Aung Hlaing (Foto: MRTV via Reuters)

YANGON, iNews.id - Pemimpin Myanmar hasil kudetaMin Aung Hlaing menegaskan segera menggelar pemilu untuk mengisi kepemimpinan setelah penggulingan Aung San Suu Kyi pada Senin pekan lalu.

Pernyataan itu disampaikan Min dalam pidato pertamanya kepada publik melalui televisi pada Senin (8/2/2021) setelah puluhan ribu warga Myanmar berunjuk rasa di penjuru negeri menentang kudeta.

Min tidak menyebutkan kapan pemilu akan diadakan, namun justru kembali menegaskan pemilu yang digelar pada November 2020 dan dimenangkan oleh partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), curang.

Dia menuduh komisi pemilihan umum memanfaatkan pandemi Covid-19 sebagai alasan untuk mencegah kampanye yang adil.

Untuk saat ini, kata Min, pemerintahannya akan memberlakukan sistem demokrasi yang benar dan disiplin, berbeda dengan era pemerintahan junta militer sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

3 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

22 hari lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

2 bulan lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal