Jembatan Terpanjang Dunia di China Dianggap Ancam Populasi Lumba-Lumba

Nathania Riris Michico
Lumba-lumpa putih China berenang di lepas Pantai Lantau, Hong Kong. (Foto: Reuters/Bobby Yip)

"Selama pembangunan jembatan, kami bisa melihat lumba-lumba di utara (Pulau) Lantau hampir hilang dari daerah itu, yang merupakan area terdekat dari konstruksi itu," katanya.

"Jadi kami bisa melihat hubungan yang sangat jelas antara konstruksi dan lumba-lumba."

Meskipun ada penurunan jumlah lumba-lumba, laporan dari media pemerintah China, CCTV, mengatakan prioritas utama diberikan untuk melindungi lumba-lumba putih, yang juga dijuluki "panda laut China".

Sebuah pernyataan di situs Otoritas Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao menyatakan, sekitar Rp680 miliar dialokasikan untuk melindungi lumba-lumba.

Menurut Chang, meski langkah-langkah mitigasi diberlakukan oleh Departemen Perlindungan Lingkungan Pemerintah Hong Kong, seperti berhenti bekerja selama 30 menit saat lumba-lumba terlihat, langkah-langkah itu terbukti tidak efektif.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal