Jam Kiamat Berdetak Lagi, 85 Detik Menuju "Tengah Malam"

Anton Suhartono
Jam kiamat kembali berdetak, Selasa (27/1), 85 detik menuju tengah malam (Foto: AP)

Presiden dan CEO Buletin Ilmuwan Atom Alexandra Bell memperingatkan tentang situasi berbahaya ini. 

"Apa yang kita lihat sekarang merupakan krisis ganda dari semua ancaman ini yang datang bersamaan dengan kepemimpinan yang sangat buruk, kurangnya keberanian dari para pemimpin seluruh dunia," ujarnya, di Carnegie Endowment for International Peace, Washington DC.

Namun dia mengingatkan, semua orang bisa berperan memutar kembali jam ke posisi lebih jauh dari "kiamat". 

Bell mengajak semua orang untuk memainkan peran seraya mendesak para pemimpin dunia mereka melakukan tindakan yang mengurangi ancaman kehancuran dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
17 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Internasional
20 jam lalu

Rahasia Puluhan Tahun Senjata Nuklir Israel Bakal Dibongkar, DPR AS Desak Trump Buka-bukaan

Internasional
20 jam lalu

Nah, Puluhan Anggota DPR AS Desak Trump Jelaskan Program Senjata Nuklir Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal