Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Penyebab Drone Murah Hizbullah Sulit Dicegat Senjata Canggih Israel
Advertisement . Scroll to see content

Rahasia Puluhan Tahun Senjata Nuklir Israel Bakal Dibongkar, DPR AS Desak Trump Buka-bukaan

Kamis, 07 Mei 2026 - 07:03:00 WIB
Rahasia Puluhan Tahun Senjata Nuklir Israel Bakal Dibongkar, DPR AS Desak Trump Buka-bukaan
Rahasia puluhan tahun program nuklir Israel kini terancam terbongkar (Foto: Planet Labs)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Rahasia puluhan tahun terkait program nuklir Israel kini terancam terbongkar. Puluhan anggota DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat mendesak pemerintahan Donald Trump untuk mengakhiri kebijakan ambiguitas dan secara terbuka mengakui keberadaan senjata nuklir Israel.

Lebih dari 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Partai Demokrat mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio yang menjabat penasihat keamanan nasional AS. Mereka menilai sudah saatnya pemerintah AS bersikap transparan, terutama di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat konflik dengan Iran.

Dalam surat tersebut, para politisi menyoroti bahwa selama puluhan tahun pejabat AS mempertahankan sikap “tidak mengakui, tidak menyangkal” terkait program nuklir Israel. Namun, kondisi geopolitik saat ini dinilai membuat kebijakan itu semakin sulit dipertahankan.

“Kita, dalam arti sepenuhnya, berperang berdampingan dengan negara yang program senjata nuklirnya secara resmi ditolak oleh pemerintah Amerika Serikat,” tulis para anggota DPR.

Mereka memperingatkan, risiko salah perhitungan dan eskalasi nuklir di Timur Tengah bukan lagi sekadar teori. Para legislator memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mengetahui secara penuh keseimbangan kekuatan nuklir di kawasan serta rencana darurat pemerintah AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut