Israel Tuding Negara-Negara Barat Gagal Lindungi Orang Yahudi

Anton Suhartono
Pemerintah Israel menuding negara-negara Barat gagal melindungi warga Yahudi (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel menuding negara-negara Barat gagal memberikan perlindungan memadai bagi warga Yahudi menyusul penembakan massal yang menargetkan komunitas Yahudi di Pantai Bondi, Sydney, Australia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar menilai, insiden yang menewaskan 15 orang itu menjadi bukti nyata bahwa ancaman anti-Semitisme di negara-negara Barat semakin mengkhawatirkan. Penembakan tersebut terjadi saat komunitas Yahudi tengah berkumpul merayakan hari raya Hanukkah pada 14 Desember lalu.

“Orang Yahudi berhak hidup aman di mana pun. Namun apa yang kita saksikan hari ini menunjukkan kegagalan serius. Secara historis, kami memahami ke mana arah situasi seperti ini,” ujar Saar, dikutip dari AFP, Selasa (23/12/2025).

Menurut Saar, serangan di Australia bukan kasus terisolasi, melainkan bagian dari tren global meningkatnya kekerasan dan kebencian terhadap Yahudi, terutama sejak pecahnya perang di Gaza. Ia bahkan menyebut bahwa umat Yahudi kini kembali menjadi sasaran perburuan di berbagai negara.

Atas dasar itu, Saar secara terbuka menyerukan warga Yahudi di Inggris, Prancis, Australia, Kanada, dan Belgia untuk meninggalkan negara-negara tersebut dan pindah ke Israel.

Israel mengklaim sebagai satu-satunya tempat yang mampu menjamin keselamatan umat Yahudi, didukung oleh Undang-Undang Kepulangan Tahun 1950. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
3 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
3 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal