Israel Terus Gempur Gaza saat Gencatan Senjata, Warga Tak Rasakan Ketenangan Lagi

Anton Suhartono
Gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025 tak membawa rasa aman bagi warga Jalur Gaza (Foto: AP)

Sebanyak 14 orang dilaporkan tewas akibat penembakan di lingkungan Tuffah dan Zeitun, Kota Gaza. Sementara itu, empat orang lainnya meninggal dunia setelah serangan menghantam tenda-tenda pengungsi di Qizan Abu Rashwan, Khan Younis.

Dua korban jiwa juga dilaporkan jatuh akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Al Mawasi. Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengonfirmasi salah satu korban adalah petugas pertolongan pertama, Hussein Hasan Hussein Al Sumairy.

Tak hanya menargetkan area terbuka, sejumlah rumah warga di Kota Gaza juga diserang tanpa peringatan sebelumnya. Rentetan serangan ini membuat warga hidup dalam ketakutan, meski status gencatan senjata masih berlaku.

Militer Israel mengklaim serangan tersebut dilakukan oleh unit lapis baja dan pesawat tempur di Gaza Utara, menyusul insiden seorang perwira cadangan Israel yang terkena tembakan dan mengalami luka parah.

Al Jazeera juga melaporkan, pasukan Israel memindahkan posisi garis kuning, penanda tak resmi area operasi militer mereka, di wilayah timur Gaza. Langkah ini memicu kecemasan baru di kalangan penduduk yang khawatir akan perluasan serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jubir Hamas Lolos dari Pembunuhan

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal