Israel Terus Gempur Gaza saat Gencatan Senjata, Warga Tak Rasakan Ketenangan Lagi

Anton Suhartono
Gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025 tak membawa rasa aman bagi warga Jalur Gaza (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025 tak membawa rasa aman bagi warga Jalur Gaza. Militer Israel kembali melancarkan pengeboman intensif, Rabu (4/2/2026), menewaskan sedikitnya 23 orang hanya dalam satu hari. 

Serangan ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam sehari, sejak gencatan senjata diberlakukan.

Jurnalis Al Jazeera di Gaza, Abu Azzoum, mengatakan warga sama sekali tidak merasakan ketenangan, bahkan di masa yang seharusnya tak ada serangan militer.

“Terjadi peningkatan aktivitas militer Israel di seluruh Gaza dalam beberapa jam terakhir. Suara drone Israel terus terdengar di atas kepala, menandakan potensi serangan lanjutan yang bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.

Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera, korban tewas termasuk anak-anak. Salah satunya bocah perempuan berusia 11 tahun. Serangan Israel menghantam sejumlah wilayah padat penduduk dan lokasi pengungsian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal