TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel sengaja menyembunyikan informasi mengenai ribuan tentaranya yang dipecat karena mengalami gangguan jiwa selama perang Gaza karena khawatir memengaruhi moral publik.
Media Israel melaporkan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menunda dan membatasi publikasi data terkait tentara yang dipecat akibat tekanan psikologis berat.
Surat kabar Haaretz mengungkap, militer Israel tidak ingin masyarakat mengetahui sejauh mana tekanan mental yang dialami para prajurit di medan perang Gaza. Bahkan sumber internal menyebut ada upaya manipulasi angka dan persentase agar data terlihat tidak terlalu buruk.
Sumber pejabat di departemen kesehatan mental militer juga meyakini, IDF sengaja menghindari publikasi data karena skala kasus yang sangat besar dan berpotensi mengganggu moral publik Israel.
IDF menyembunyikan informasi soal pemecatan ribuan tentara selama perang di Jalur Gaza yang dimulai pada Oktober 2023. Mereka diberhentikan dari dinas militer karena menderita gangguan kejiwaan.