Israel Rebut Tanah Palestina Lagi, Setujui Pembangunan Ratusan Rumah Pemukim Yahudi

Anton Suhartono
Israel kembali menyetujui pembangunan ratusan pemukim di Bethlehem, Tepi Barat (Foto: Reuters)

Percepatan pemekaran permukiman, lanjut dia, jelas bertujuan untuk menguasai wilayah selatan dan timur sehingga bisa disatukan.

Israel telah membangun dan memperluas permukiman ilegal di tanah tersebut selama puluhan tahun. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada tahun lalu mengumumkan rencana untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat, namun ditunda.

Saat ini, lebih dari 450.000 warga Israel tinggal di permukiman wilayah itu, belum termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, rumah bagi lebih dari 2,8 juta warga Palestina.

Israel menduduki Jalur Gaza, Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, setelah perang Arab-Israel pada 1967.

Palestina menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal