Israel Kembali Gempur Gaza, 1 Masjid Hancur Korban Tewas Bertambah jadi 128 Jiwa

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah bangunan di Gaza, Palestina, luluh lantak akibat diserang Israel. (Foto: Reuters)

Sedikitnya 128 orang tewas di Gaza sejak Senin (10/5/2021), termasuk 31 anak-anak dan 20 perempuan, dan 950 lainnya terluka, kata pejabat medis Palestina.

Di pihak Israel, delapan orang dilaporkan tewas. Salah seorang dari mereka adalah tentara yang berpatroli di perbatasan Gaza. Sementara, enam orang lagi adalah warga sipil, termasuk dua anak.

Mesir telah mendorong kedua belah pihak untuk melakukan gencatan senjata mulai tengah malam pada Jumat (14/5/2021), sambil menunggu negosiasi lebih lanjut. Dua sumber keamanan Mesir mengatakan, negara itu telah membujuk Hamas dan pihak lainnya, termasuk Amerika Serikat, agar berusaha mencapai kesepakatan dengan Israel.

Menteri luar negeri Mesir dan Yordania tengah membahas upaya untuk mengakhiri konfrontasi Gaza dan mencegah “provokasi” di Yerusalem, kata Kementerian Luar Negeri Mesir.

“Pembicaraan itu telah mengambil jalan yang nyata dan serius pada Jumat,” kata seorang pejabat Palestina, dikutip Reuters, Sabtu (15/5/2021).

“Para mediator dari Mesir, Qatar dan Perserikatan Bangsa-Bangsa meningkatkan kontak mereka dengan semua pihak dalam upaya untuk memulihkan ketenangan, tetapi kesepakatan belum tercapai,” tuturnya.

Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat kemarin juga menyerukan gencatan senjata dan negosiasi sambil menyampaikan rasa belasungkawa untuk semua korban pertempuran. Kantor berita negara WAM melaporkan, Menteri Luar Negeri UEA, Syekh Abdullah bin Zayed al-Nahyan, menawarkan dukungan negaranya untuk mengakhiri ketegangan di kawasan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso Unggah Bendera Palestina usai Dikabarkan Mau Nikah di Israel

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal