Israel Diperkirakan Serang Rafah Beberapa Hari Lagi, Abbas: Cuma AS Dapat Menghentikannya

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. (Foto: Reuters)

“Bencana terbesar dalam sejarah rakyat Palestina akan terjadi,” ujarnya. 

Abbas pun menegaskan kembali bahwa dia menolak perpindahan warga Palestina ke Yordania dan Mesir. Dia khawatir, setelah Israel menyelesaikan operasinya di Gaza, pasukan zionis kemudian akan berusaha memaksa penduduk Palestina keluar dari Tepi Barat dan masuk ke Yordania. 

Israel melancarkan serangannya di Gaza setelah Hamas memimpin serangan terhadap Israel Selatan pada 7 Oktober lalu. Pada waktu itu, pasukan Hamas menewaskan 1.200 orang Israel dan menawan 253 orang lainnya. 

Sejak itu, lebih dari 34.000 warga sipil Palestina telah terbunuh akibat serangan militer zionis di Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
3 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
3 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
3 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal