Israel Caplok 800 Hektare Tanah Palestina di Tepi Barat, Terbesar sejak 1993

Ahmad Islamy Jamil
Seorang pria Palestina menatap ke sebuah area di Tepi Barat yang dicaplok Israel dan menjadi lokasi permukiman ilegal Yahudi. (Foto: iNews/Dok.)

Yudea dan Samaria adalah istilah yang digunakan Israel untuk menyebut Tepi Barat.

Pemukiman di wilayah Palestina adalah ilegal menurut hukum internasional. Smotrich sendiri, yang memimpin partai Zionisme Religius sayap kanan, tinggal di salah satu pemukiman Yahudi di tanah Palestina.

Meski mendapat tentangan dari luar negeri, Israel dalam beberapa dekade terakhir terus saja membangun puluhan permukiman ilegal di Tepi Barat. Kini, wilayah tersebut menjadi rumah bagi lebih dari 490.000 warga Israel, yang tinggal bersama sekitar 3 juta warga Palestina di sana.

Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa telah melaporkan percepatan drastis pembangunan pemukiman ilegal Yahudi sejak perang Israel melawan Hamas di Gaza dimulai beberapa bulan lalu. Dikatakan bahwa hal ini berisiko menghilangkan kemungkinan terbentuknya negara Palestina yang layak.

Blinken juga menggambarkan perluasan pemukiman Yahudi di Tepi Barat sebagai tindakan kontraproduktif Israel untuk mencapai “perdamaian abadi” dengan Palestina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Israel Bebaskan 2 Aktivis GSF asal Korea Selatan, Segera Deportasi

Buletin
3 jam lalu

430 Aktivis Kemanusiaan Ditahan Israel, Mengalami Kekerasan hingga Patah Tulang

Internasional
4 jam lalu

Kesal Warga Korsel Ditangkap Israel, Presiden Lee: Bukankah Netanyahu Buronan ICC?

Nasional
4 jam lalu

RI Kutuk Perlakuan Tak Manusiawi Aktivis GSF oleh Israel!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal