Israel Bombardir Lebanon saat Gencatan Senjata, Presiden Joseph Aoun Murka

Anton Suhartono
Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke berbagai wilayah Lebanon (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id - Presiden LebanonJoseph Aoun mengecam keras serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke berbagai wilayah Lebanon pada Kamis (16/10/2025) malam. Serangan yang menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya itu terjadi di tengah status gencatan senjata antara kedua negara, yang seharusnya masih berlaku sejak November 2024.

Militer Israel dilaporkan melancarkan 12 serangan udara di sejumlah wilayah, mulai dari Sidon, Nabatieh, Marjayoun, hingga Baalbek. Ledakan besar terdengar di Lebanon selatan, sementara rudal-rudal Israel menciptakan kilatan cahaya di langit malam yang membuat warga panik.

Kantor berita pemerintah Lebanon NNA menyebut dua serangan menghantam Kota Bnaafoul di Sidon, satu lagi mengenai Khirbet Dweir, serta beberapa bom dijatuhkan di area Roumine-Houmine. Sementara satu drone Israel dilaporkan menyerang Kota Blida di Distrik Marjayoun saat warga tengah memanen zaitun.

Kementerian Kesehatan Lebanon menegaskan, satu warga sipil tewas dan tujuh luka-luka dalam serangan tersebut.

Aoun: Israel Sengaja Ganggu Pemulihan Lebanon

Presiden Joseph Aoun mengungkapkan kemarahan dan kekecewaannya atas berulangnya pelanggaran Israel yang dianggap sebagai upaya untuk mengacaukan stabilitas Lebanon pasca-perang. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
35 menit lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

14 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

15 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

18 jam lalu

Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal