Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, Hamas: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Nyata!

Anton Suhartono
Israel melancarkan serangan mematikan ke tenda pengungsi di Khan Younis, Gaza Selatan (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Israel melancarkan serangan mematikan ke tenda pengungsi di wilayah Al Mawasi, Khan Younis, Rabu (3/12/2025) malam. Sedikitnya lima warga sipil tewas, termasuk dua anak-anak, dalam insiden yang langsung memicu kecaman keras dari Hamas.

Kelompok perlawanan Palestina yang berkuasa di Jalur Gaza itu menyebutnya sebagai pelanggaran gencatan senjata terang-terangan oleh Israel.

Serangan tersebut terjadi setelah baku tembak antara pasukan Israel dan pejuang Gaza di Rafah, di mana lima tentara Israel terluka akibat serangan dari pejuang Palestina yang muncul dari terowongan bawah tanah. Namun Hamas menegaskan, insiden baku tembak itu tidak dapat dijadikan dalih bagi Israel untuk menyerang area pengungsian yang selama ini dijamin aman dalam perjanjian gencatan senjata.

Tenda Pengungsi Terbakar, Anak-Anak Jadi Korban

Serangan mematikan itu menargetkan tenda pengungsi di kamp Al Mawasi, salah satu dari sedikit wilayah yang ditetapkan sebagai zona aman. Ledakan menghantam beberapa tenda dan memicu kebakaran yang menghanguskan tempat tinggal sementara para keluarga pengungsi.

Militer Israel mengklaim operasi tersebut menyasar seorang pejabat senior Hamas di Rafah. Namun tak ada bukti yang disampaikan publik, dan korban yang jatuh justru warga sipil tak bersenjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal