Israel Bebaskan 55 Tahanan Palestina, termasuk Direktur RS Al-Shifa

Ahmad Islamy Jamil
Warga Palestina berkumpul di luar Rumah Sakit al-Shifa di Gaza yang telah luluh-lantak seusai digempur Israel, beberapa bulan lalu. (Foto: Reuters)

Para pejabat kesehatan Palestina mengatakan, serangan Israel telah memaksa beberapa rumah sakit untuk berhenti beroperasi atau mengurangi layanan mereka secara drastis. Kondisi itu membahayakan warga sipil. Sementara rumah sakit dapat kehilangan hak perlindungan berdasarkan hukum internasional jika memang benar digunakan untuk tujuan militer.

Dalam komentar video yang disiarkan oleh media Palestina pascapembebasannya, Abu Selmia menuduh Pemerintah Israel menganiaya para tahanan Palestina. “Kami menjadi sasaran pelecehan fisik dan psikologis setiap hari,” ucapnya.

Namun, pihak berwenang Israel membantah tuduhan tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional

1 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza

4 hari lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

4 hari lalu

Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal