Israel Bakal Seret Polisi Pembunuh Lelaki Autis Palestina ke Pengadilan

Ahmad Islamy Jamil
Mobil polisi Israel (ilustrasi). (Foto: AFP)

Menurut Kementerian Kehakiman Israel, polisi di tempat kejadian meyakini Hallak adalah teroris karena perilakunya yang “mencurigakan”. Ketika dicegat polisi, Hallak disebut-sebut “melarikan diri”, sehingga membuat aparat mengejar korban.

Keluarga Hallak mengatakan, meski berumur 31 tahun, korban masih memiliki mental usia delapan tahun karena autisme yang disandangnya. Sejumlah saksi melaporkan bahwa Hallak tampak panik setelah diteriaki polisi Israel.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut kematian Hallak sebagai “sebuah tragedi” yang disayangkan oleh “seluruh publik Israel, serta seluruh Pemerintah Israel”.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
7 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
10 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
12 jam lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal