Israel Akhirnya Melunak, Siap Negosiasi Gencatan Senjata Tahap Ke-2 dengan Hamas

Anton Suhartono
Menlu Israel Gideon Saar mengatakan siap bernegosiasi gencatan senjata tahap kedua dengan Hamas (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Israel tampaknya mulai melunak terkait kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas. Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar mengatakan siap untuk bernegosiasi gencatan senjata tahap kedua dengan Hamas.

Sebelumnya Perdana Menteri Benjamin Netayahu ngotot mengusulkan perpanjangan masa waktu gencatan senjata tahap pertama, bukan menyepakati tahap kedua. Pasalnya kesepakatan gencatan senjata tahap kedua mengarah kepada penghentian perang secara permanen yang bisa berarti kekalahan bagi Israel. Pasalnya, tujuan dari perang Israel di Jalur Gaza adalah melenyapkan Hamas.

Saar menegaskan, Israel siap melanjutkan kesepakatan gencatan senjata tahap kedua dengan syarat Hamas berkomitmen untuk membebaskan 59 sandera yang masih ditahan di Gaza. Sebagian besar sandera tersebut, atau 34 orang, dilaporkan sudah tewas.

"Kami siap untuk melanjutkan ke tahap kedua. Namun untuk memperpanjang waktu atau kerangka kerja, kita harus menyepakati untuk membebaskan lebih banyak sandera," kata Saar, dikutip dari Reuters, Rabu (5/3/2025).

Saar membantah tuduhan bahwa Israel melanggar perjanjian dengan tidak melanjutkan negosiasi tahap kedua. Dia mengklaim tidak ada otomatisasi antara satu tahapan ke tahapan selanjutnya. Tanpa memberikan bukti, Saar menuduh Hamas mencuri bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal