Israel Setop Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Palestina: Pemerasan!

Anton Suhartono
Israel menutup semua akses masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza, Minggu (2/3) (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Israel menutup semua akses masuk bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza sejak Minggu (2/3/2025), beberapa jam setelah gencatan senjata tahap pertama berakhir. Padahal denyut nadi masyarakat Gaza sangat bergantung dari bantuan yang masuk.

Israel dan Hamas belum menyepakati gencatan  senjata tahap kedua. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ingin memperpanjang gencatan senjata tahap pertama yang bisa diperbarui setiap pekan. Netanyahu enggan masuk ke gencatan senjata tahap kedua yang mengarah pada penghentian perang secara permanen.

Hamas menilai perpanjangan gencatan senjata tahap pertama yang diusulkan Israel hanya akal-akalan untuk melanjutkan perang kembali setelah semua sandera mereka dibebaskan. Saat ini masih ada 58 sandera Israel tersisa di Gaza, sebagian besar telah tewas.

Pemerintah Otoritas Palestina memperingatkan larangan masuk bagi bantuan ke Gaza akan memicu bencana kemanusiaan. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Palestina menyerukan kepada komunitas internasional untuk menekan Israel guna memastikan aliran bantuan yang berkelanjutan ke Gaza, terlebih selama bulan Ramadhan.

Sikap Israel tersebut dinilai sebagai bentuk politisasi bantuan dan memanfaatkaanya sebagai alat pemerasan agar para pejuang mengikuti keinginan negara Yahudi tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

7 jam lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza

3 hari lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

3 hari lalu

Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal