Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

Anton Suhartono
Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan negara-negara Timur Tengah harus bisa menentukan sistem keamanan sendiri tanpa bantuan kekuatan eksternal (Foto: Parlemen Lebanon)

TEHERAN, iNews.id - Iran mendesak seluruh pasukan militer negara-negara Barat angkat kaki dari kawasan Timur Tengah. Teheran menilai kehadiran pangkalan militer asing justru menjadi sumber utama ketidakstabilan dan konflik yang terus melanda kawasan.

Kepala juru runding Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, negara-negara Timur Tengah harus mampu menentukan sistem keamanan sendiri tanpa campur tangan kekuatan eksternal. Menurut dia, masa depan kawasan tidak terletak pada konfrontasi, melainkan kerja sama antarnegera kawasan.

"Kami menganggap penarikan pasukan militer asing dari kawasan sebagai tujuan strategis. Kami melihat masa depan kawasan bukan dalam konfrontasi, tapi interaksi. Pangkalan (militer) pasukan ekstra-regional di Asia Barat merupakan sumber ketidakstabilan," kata Ghalibaf, saat berkunjung ke Azerbaijan belum lama ini, seperti dikutip dari Anadolu.

Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf saat menanggapi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai Iran dan Amerika Serikat (AS). Menurut dia, kesepakatan tersebut justru menunjukkan kegagalan Washington mencapai tujuannya melalui perang.

"Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad bukan berasal dari tekanan atau paksaan, melainkan hasil dari perlawanan dan otoritas bangsa Iran yang pemberani," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

57 tahun lalu

Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!

57 tahun lalu

Trump Komitmen Ingin Berdamai dengan Iran, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal