Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

Anton Suhartono
Delegasi Iran, termasuk Menlu Abbas Araghchi (tengah), mengikuti negosiasi dengan AS di Swiss (Foto: AP)

Ghalibaf melanjutkan, delegasi AS kemudian meminta pertemuan lain dengan mediator. Namun Iran tak mengakui usulan tersebut.

"Pihak Amerika bersikeras untuk mengadakan pertemuan lain dengan kehadiran mediator, yang kami tolak," ujarnya.

Setelah itu mediator Qatar dan Pakistan kemudian bertemu dengan delegasi Iran.

"Mediator Qatar dan Pakistan datang kepada kami, dan kami memberi tahu mereka bahwa kami akan bicara, tapi kami tidak akan berbicara dengan pihak AS," tuturnya.

Diskusi berlangsung sekitar 80 menit dan diakhiri dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh mediator Pakistan dan Qatar.

Trump, dalam pernyataan di mkun Truth Social pada Minggu (21/6/2026), mendesak Iran segera menghentikan kelompok proksinya untuk tidak berbuat ulah di Lebanon, merujuk pada Hizbullah. Jika tak menyanggupinya, AS mengancam akan menyerang Iran dengan sangat keras.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal