Iran-AS Saling Serang di Selat Hormuz, Menhan Hegseth: Gencatan Senjata Belum Berakhir

Anton Suhartono
Pete Hegseth menegaskan kesepakatan gencatan senjata belum berakhir meski AS-Iran saling serang di Selat Hormuz (Foto: AP)

Di sisi lain, AS masih membuka kemungkinan melancarkan serangan terhadap Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai. 

Hegseth mengungkapkan, Trump tetap mempertahankan opsi untuk memulai kembali operasi militer skala besar terhadap Iran.

“Presiden mempertahankan kesempatan dan kemampuan, lebih banyak kemampuan daripada yang kita miliki sejak awal lalu, untuk memulai kembali operasi besar-besaran jika perlu,” kata Hegseth.

Menurut dia, Departemen Pertahanan AS siap bertindak apabila Iran tidak menunjukkan kesediaan untuk mencapai kesepakatan damai.

Sementara itu, AS juga masih memberlakukan blokade maritim terhadap Iran, dengan melarang kapal-kapal keluar-masuk pelabuhan negara tersebut. Kebijakan ini semakin memperumit kondisi di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Ultimatum Kapal di Selat Hormuz: Keluar Jalur Resmi, Keamanan Tak Dijamin

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal