Iran Aktifkan 1.044 Sentrifugal Pengayaan Uranium di Fasilitas Bawah Tanah

Anton Suhartono
Ali Akbar Salehi (Foto: AFP)

"Kami akan menimbun material yang diperkaya juga," tuturnya, dikutip dari AFP, Senin (14/9/2020).

Selain soal pengayaan uranium, Iran juga keluar dari komitmen terkait kepemilikan cadangan uranium, pengembangan sentrifugal canggih, batas jumlah sentrifugal.

Negara yang meneken kesepakatan JCPOA, yakni Inggris, Prancis, Jerman, dan Uni Eropa, dalam pernyataan pada November 2019 menyatakan, keputusan Iran memulai kembali aktivitas di Fordow tidak konsisten dengan kesepakatan 2015.

Pihak-pihak dalam kesepakatan tersebut mendesak Iran untuk kembali ke komitmennya, namun Negeri Para Mullah menegaskan akan melakukannya begitu manfaat ekonomi dari kesepakatan tersebut terwujud.

Pengawas nuklir PBB pada 4 September lalu menyatakan, persediaan uranium yang diperkaya milik Iran 10 kali lipat dari batas yang ditetapkan dalam kesepakatan 2015.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

18 jam lalu

AS Serang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Iran, Teheran: Tindakan Biadab!

1 hari lalu

Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan AS dan Klaim Hancurkan Pusat AI Serta Depot Drone

2 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal