Intelijen AS Ungkap Israel Gunakan Kapal Selam Serang Armada Global Sumud Flotilla

Anton Suhartono
Pejabat intelijen AS mengungkap serangan terhadap sejumlah kapal GSF dilakukan menggunakan kapal selam dan drone (Foto: GSF)

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyebut para aktivis itu sebagai “teroris yang menyamar sebagai relawan kemanusiaan”, pernyataan yang langsung memicu kecaman keras dari dunia internasional.

Banyak pihak menilai penggunaan drone dan kapal selam terhadap misi sipil merupakan eskalasi berbahaya dan pelanggaran hukum internasional. Serangan di perairan Tunisia juga dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan negara lain.

Sementara itu, Netanyahu belum menanggapi tudingan bahwa dia memerintahkan langsung operasi bawah laut tersebut. 

Namun bagi dunia internasional, operasi rahasia ini mempertegas bahwa Israel tidak segan menggunakan kekuatan militer penuh terhadap inisiatif kemanusiaan, bahkan di luar batas yurisdiksi negaranya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
2 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
3 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
3 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal