Intelijen AS: Rudal dan Drone Iran Masih Jadi Ancaman Menakutkan di Timur Tengah meski Terus Dibom

Anton Suhartono
Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap kekuatan militer Iran belum lumpuh meski terus digempur (Foto: Kemhan Iran)

Dalam laporan tersebut juga disebutkan banyak rudal jelajah pertahanan pantai Iran belum mengalami degradasi signifikan. Hal ini memperkuat kemampuan Teheran dalam mengancam jalur pelayaran strategis, khususnya di kawasan Selat Hormuz.

Intelijen AS memperkirakan, sejumlah fasilitas peluncur rudal kemungkinan masih bertahan karena tersembunyi di bawah tanah atau belum sepenuhnya hancur akibat serangan udara.

Sistem pertahanan udara Iran di wilayah pesisir juga dilaporkan masih relatif utuh. Kondisi ini diduga karena infrastruktur militer pantai tidak menjadi prioritas utama dalam kampanye serangan udara AS dan sekutunya.

Rudal-rudal tersebut menjadi aset vital bagi Iran untuk menjaga daya gentar terhadap musuh, sekaligus mempertahankan kemampuan mengganggu jalur perdagangan global di kawasan.

Sementara itu, Komando Pusat AS menyatakan telah menyerang lebih dari 12.300 target di Iran sejak dimulainya operasi militer pada 28 Februari. Namun, laporan intelijen terbaru menunjukkan bahwa kekuatan militer Iran masih jauh dari kata lumpuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal