Intelijen AS: Rudal dan Drone Iran Masih Jadi Ancaman Menakutkan di Timur Tengah meski Terus Dibom

Anton Suhartono
Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap kekuatan militer Iran belum lumpuh meski terus digempur (Foto: Kemhan Iran)

Dalam laporan tersebut juga disebutkan banyak rudal jelajah pertahanan pantai Iran belum mengalami degradasi signifikan. Hal ini memperkuat kemampuan Teheran dalam mengancam jalur pelayaran strategis, khususnya di kawasan Selat Hormuz.

Intelijen AS memperkirakan, sejumlah fasilitas peluncur rudal kemungkinan masih bertahan karena tersembunyi di bawah tanah atau belum sepenuhnya hancur akibat serangan udara.

Sistem pertahanan udara Iran di wilayah pesisir juga dilaporkan masih relatif utuh. Kondisi ini diduga karena infrastruktur militer pantai tidak menjadi prioritas utama dalam kampanye serangan udara AS dan sekutunya.

Rudal-rudal tersebut menjadi aset vital bagi Iran untuk menjaga daya gentar terhadap musuh, sekaligus mempertahankan kemampuan mengganggu jalur perdagangan global di kawasan.

Sementara itu, Komando Pusat AS menyatakan telah menyerang lebih dari 12.300 target di Iran sejak dimulainya operasi militer pada 28 Februari. Namun, laporan intelijen terbaru menunjukkan bahwa kekuatan militer Iran masih jauh dari kata lumpuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak

8 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

14 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

15 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal