WASHINGTON, iNews.id - Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkap kekuatan militer Iran belum lumpuh meski terus digempur. Rudal dan drone Teheran masih menjadi ancaman serius di Timur Tengah, bahkan dinilai mampu memicu kekacauan besar kapan saja.
Penilaian intelijen terbaru menyebut sekitar setengah dari sistem peluncur rudal Iran masih beroperasi. Selain itu, ribuan drone kamikaze juga dilaporkan masih utuh, meski sebelumnya diklaim telah dihancurkan dalam serangan udara oleh AS dan Israel.
Seorang pejabat yang mengetahui laporan tersebut menyebut kemampuan serang Iran masih sangat signifikan.
“Mereka masih sangat siap untuk menimbulkan kekacauan besar di seluruh kawasan,” ujar sumber pejabat tersebut, kepada CNN, dikutip Selasa (7/4/2026).
Temuan ini bertolak belakang dengan klaim Presiden Donald Trump yang sebelumnya menyatakan kemampuan rudal dan drone Iran telah berkurang drastis akibat serangan intensif.