HAIFA, iNews.id – Gelombang serangan rudal balistik Iran menembus sistem pertahanan udara Iron Dome dan menghantam sebuah apartemen tujuh lantai di Kota Haifa, wilayah Palestina yang diduduki Israel.
Insiden maut ini mengakibatkan sebagian struktur bangunan runtuh total, menewaskan sedikitnya dua orang, dan melukai puluhan warga sipil lainnya.
Petugas penyelamat dari layanan pemadam kebakaran Israel dan Magen David Adom (MDA) berjibaku melakukan evakuasi di bawah tumpukan beton yang berserakan. Menggunakan alat penerangan intensitas tinggi dan senter, petugas menyisir blok-blok bangunan guna mencari tanda-tanda kehidupan.
Ketegangan tidak hanya datang dari Iran. Di wilayah utara, drone kelompok Hizbullah Lebanon terus melaju melintasi langit, memicu kepanikan luar biasa bagi warga di permukiman Kiryat Shmona. Rentetan roket Hizbullah dilaporkan menghujani wilayah utara Palestina yang diduduki sejak April 2026 ini.
Memasuki Senin (6/4/2026) pagi, jantung kota Tel Aviv turut menjadi sasaran. Sedikitnya 20 titik dilaporkan terdampak akibat rentetan serangan rudal dan drone Iran. Kepulan asap hitam terlihat membubung tinggi dari kejauhan, sementara sejumlah kendaraan yang terparkir hancur dan terbakar hebat.